Pengamat: Mega Hantam SBY Lewat Kasus 27 Juli

Pengamat: Mega Hantam SBY Lewat Kasus 27 Juli

- detikNews
Kamis, 10 Jun 2004 13:46 WIB
Jakarta - Pengamat Intelijen Juanda menilai Megawati Soekarnoputri menggunakan proyek 27 Juli untuk menghantam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pemilihan presiden. Popularitas SBY justru meningkat."Isu 27 Juli dibuka dengan harapan, informasi dan data-data yang diperoleh dari saksi-saksi akan bisa diolah menjadi isu politik yang merugikan SBY," kata Pengamat Intelijen Juanda di sela-sela Kuliah Umum Harry Tjan Silalahi mengenai Arus Balik Membaca Suara Rakyat di Hotel Regent, Jakarta, Kamis (10/6/2004).Menurut Juanda, Megawati group menggunakan jaringan pemerintahannya sebagai alat politik untuk melanggengkan kekuasaan. "Kasus itu dikerahkan Kapolri dan Jaksa Agung yang notabene anak buah Megawati. Jadi jelas ini proyeknya Megawati," ujarnya.Apa ini kampanye negatif?"Ini bukan kampanye negatif, justru disebut sebagai pembunuhan karakter. Hal ini malah menguntungkan SBY. Saya melihat entah SBY atau stafnya memiliki kemampuan counter propaganda yang luar bisa, dimana dia bisa menjawab isu yang menerpanya secara tepat supaya propaganda tidak cepat menyebar," ungkap Juanda."Jadi artinya jaringan intelijen SBY kuat, untuk masuk ke jaringan intelijen Megawati sehingga bisa membalikkan isu dan menujukkan SBY teraniaya dan justru menguntungkan SBY," imbuhnya. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads