Lalin di Kota Dumai Mulai Lancar

Lalin di Kota Dumai Mulai Lancar

- detikNews
Sabtu, 16 Apr 2011 15:27 WIB
Dumai - Walau jalan nasional masih dalam perbaikan, namun  arus lalu lintas memasuki Kota Dumai, mulai lancar. Kemarin sempat terjadi antrean panjang hingga 10 Km.

Jalan nasional di Dumai, terpaut 200 km arah utara dari Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau memang mengalani kerusakan cukup parah. Namun hari ini, Sabtu (16/04/2011) berbagai kendaraan baik yabg akan masuk kota atau sebaliknya sudah tampak lancar.

"Kemarin kita sampai antre hingga lebih dari 4 jam. Ini disebabkan, kondisi jalan yang masih dalam perbaikan membuat mobilitas kendaraan menjadi macet. Ditambah sejumlah jalan yang berlobang belum ada perbaikan. Namun hari ini arus lalu lintas mulai lancar," kata Suhendro, sopir mobil travel jurusan Pekanbaru-Dumai kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi jalan nasional di Dumai, saat ini masih dalam pengerjaan dinas PU Riau. Tapi sebenarnya, badan jalan yang penuh lobang sudah lama dibiarkan begitu saja oleh pemerintah pusat.

Walikota Dumai, Khairul Anwar mengatakan, selaku daerahnya kawasan industri saban hari lebih dari 2000-an truk dan mobil tangki yang keluar masuk Dumai. Kondisi jalan rusak berat akibat kelas jalan nasional tidak sesuai dengan beban berat berbagai jenis kendaraan yang melintas.

"Volume kendaraan yang masuk Dumai jumlahnya ribuan. Sebagian besar truk dan tangki yang melintas tonasenya diatas 12 ton. Inilah yang membuat cepat hancur jalan nasional di Dumain" kata Khairul Anwar.

Jalan nasional di Riau memang saat ini sebagian besar mengalami kerusakan cukup parah. Mulai dari perbatasan Jambi dengan Riau, atau perbatasan dengan Tapanuli Sumatera Utara atau perbatasan Riau dengan Labuhan Batu Sumatera Utara, kondisi badan jalan banyak yang hancur.

"Untuk wilayah Kabupaten Rokan Hulu menuju Tapanuli Sumut, kondisi jalan juga rusak parah. Walau ada perbaikan, namun kondisinya tetap saja kurang nyaman untuk dilintasi. Masih banyak kita yang melintas terjebak dengan kobdisi jalan yang berlobang. Kalau tidak hati-hati bisa berbahaya," keluh Zulkarnain warga Rokan Hulu.

(cha/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads