Polling SSS: SBY-JK Paling Mampu Atasi Masalah Rakyat
Kamis, 10 Jun 2004 13:11 WIB
Jakarta -
SBY-JK paling mampu mengatasi masalah rakyat. Mahalnya harga kebutuhan pokok, pengangguran dan kemiskinan merupakan masalah paling serius.Demikian hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Soegeng Sarjadi Syndicated (SSS). Hasilnya dibacakan Direktur Eksekutif SSS Sukardi Rinakit di Garden Teras Hotel Regent jalan Rasuna Said Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2004).Jajak pendapat dilakukan terhadap 5.000 orang di 17 provinsi, antara lain 24 kota dan 11 kabupaten. Metode yang digunakan simple random sampling dengan pola wawancara tatap muka pada 21 Mei-1 Juni 2004."Meskipun masing-masing pasangan dinilai mampu oleh masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah tertentu, tapi secara kumulatif, kemampuan itu berbeda antara pasangan satu dengan yang lain," kata Sukardi.Hasilnya, pasangan SBY-JK dinilai paling mampu mengatasi persoalan yang melilit rakyat dengan perolehan suara 46,64 persen.Urutan berikutnya Amien-Siswono 19,70 persen, Mega-Hasyim 13,28 persen, Wiranto-Gus Solah 10,56 persen, dan Hamzah-Agum 2,34 persen. Sebanyak 6,98 persen responden tidak menjawab.Kemudian SSS menetapkan skala nilai paling tinggi 3,00 untuk mengetahui masalah apa yang dianggap masyarakat paling serius.Hasilnya diketahui, mahalnya harga kebutuhan pokok dianggap sebagai masalah yang paling serius oleh masyarakat dengan nilai kepentingan 2,84. Angka serupa dialami masalah pengangguran dan kemiskinan, yakni 2,84.Selanjutnya masalah KKN dan penegakan hukum 2,79, biaya kesehatan 2,76, konflik daerah serta separatisme dan terorisme 2,73, banjir dan kerusakan lingkungan 2,68, kemudahan usaha (kredit usaha kecil) 2,64, perbaikan pemerintahan dan otonomi daerah 2,63, biaya pendidikan gratis 2,62, serta penghargaan hak-hak minoritas (antidiskriminasi) 2,56.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































