"Delapan Orang sudah menjalani operasi tapi tiga di antaranya harus dioperasi ulang karena tim dokter belum bisa mengeluarkan benda asing dari tubuh mereka," kata Kepala RS Pelabuhan Saiful Huda.
Hal itu disampaikan Saiful dalam jumpa pers di RS Pelabuhan Cirebon, Sabtu (16/4/2011). Menurut Saiful ketiga korban dirujuk ke RS Walet untuk mendapatkan penanganan yang lebih maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiga pasien ini tidak terlalu fatal karena benda tersebut bukan berada di tempat-tempat vital. Misalnya di tangan, di kaki, dan di bahu. Hanya saja kita belum bisa mengeluarkan benda asing itu," kata Saiful.
Sementara pasien-pasien lain yang dirawat di RS Pelabuhan kondisinya lebih stabil. Salah satu pasien terkena serpihan bom hingga masuk ke paru-paru, namun sudah dipasangi selang agar pasien bisa bernafas.
"Dia tidak dirujuk karena bisa dengan operasi biasa," kata Saiful.
Saiful mengatakan 21 korban yang saat ini dirawat di RS Pelabuhan terdiri dari 14 anggota Polri, dua warga sipil dan 2 PNS Polri.
(ken/ndr)










































