"Kalau DPR terus melanjutkan rencananya, saya akan melukis gedung DPR sebagai WC umum terbesar di dunia dengan background gedung DPR," tantang seorang seniman dan budayawan, Hardi, dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4/2011).
Hardi menuturkan, anggota DPR tak menjawab kepercayaan rakyat. Yang dilakukan DPR justru hanya melihat konten porno di paripurna DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal menurut Hardi banyak hal positif yang bisa dilakukan anggota DPR. Termasuk membaca buku untuk memperkuat substansi.
"80 persen anggota DPR ini tidak membaca. Saya lihat kalau komentar tidak ada substansinya. Kalau dari mukanya yang inocent saya yakin Marzuki Alie tak pernah membaca," kritiknya.
(van/ndr)











































