"Sebab bukan tidak mungkin peristiwa seperti itu terjadi di tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi orang. Yang kalau terjadi langsung mendapat liputan pers yang luas, di dalam maupun luar negeri, seperti pelabuhan udara, stasiun kereta api, rumah ibadah, mal, dan tempat-tempat keramaian lainnya," ujar anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat kepada detikcom, Jumat (16/4/2011).
Menurut Martin, Bandara Soekarno Hatta dan tempat-tempat publik lainnya perlu mendapat perhatian serius. Peran masyarakat untuk menangkal setiap aksi terorisme pun perlu ditingkatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polri harus melibatkan masyarakat luas untuk menangkalnya. Jangan sampai bom bunuh diri ini menjadi mode, yang ditiru orang-orang lain," imbaunya.
Ledakan bom bunuh diri terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat. Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban.
(rdf/rdf)











































