"Sudah 3 warga Cirebon yang mendatangi Mapolresta untuk kroscek anggota keluarga yang hilang setelah melihat tayangan berita," ujar Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Agus Rianto di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2011).
Agus menjelaskan 3 orang ini sudah dicek DNA untuk dibandingkan hasilnya dengan korban bom bunuh diri tersebut. Sebelumnya polisi sudah melakukan proses identifikasi terhadap korban yang diduga sebagai pelaku bom bunuh di masjid Mapolresta Cirebon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Identitasnya masih dalam pengembangan," kata dia.
Sebelumnya jenazah pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz Dzikro di Mapolresta Cirebon tiba di RS Polri Jakarta pukul 19.58 WIB, Jumat (15/4). Setibanya di rumah sakit, jenazah langsung dimasukan ke kamar mayat RS Polri dengan dibungkus kantong mayat warna kuning.
Ledakan terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat. Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban.
(rdf/rdf)











































