"Saya mengutuk (perbuatan) pelaku. Kami tak setuju dan sangat menyesalkan kejadian ini," ujar Heryawan usai Rakor Keamanan dengan sejumlah unsur Muspida Jabar di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (15/4/2011)
Heryawan menegaskan, aksi bom bunuh diri tersebut dinilai sudah melanggar sendi-sendi kemanusiaan. "Ini aksi biadab. Terjadi saat polisi dan warga sipil melaksanakan salat Jumat. Kekerasan seperti tak bisa dibenarkan," ujarnya.
Pria yang belum diketahui identitasnya melakukan bom bunuh diri saat salat hendak dimulai. Saat imam baru saja mengucapkan takbir pertama (takbiraul ikhram).
Puluhan orang terluka akibat ulah jahatnya. Para korban termasuk Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco dirawat intensif di rumah sakit terdekat.
(bbp/gah)











































