"Ideologi tidak boleh terombang-ambing. Bergonta-ganti partai dan afiliasi politik serta mengambil sikap seperti arah angin," ujar Ical mengingatkan kader Golkar.
Hal ini disampaikan Ical saat membuka penyegaran ideologi kader Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jumat (15/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical lalu mempertegas kembali filosofi lambang partai Golkar. Ical menegaskan bahwa Golkar tak akan pernah tunduk pada siapapun.
"Sebagaimana dalam lambang Golkar, ideologi kita adalah Pancasila.Dalam ideologi Pancasila dan UUD 1945 maka Partai Golkar tidak akan mundur sejengkal pun," tegas Ical.
Ical lalu mengajak kader Golkar untuk bangkit. Ia berharap kader Golkar bekerja keras secara konkret meyuguhkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
"Berkarya lewat perbuatan, bukan hanya berceramah, atau sekedar berpolitik untuk mencari kekuasaan. Kesejahteraan dan kemajuan Indonesia tidak diperoleh dengan begitu saja, namun atas karya kita," imbaunya.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Golkar Akbar Tanjung, Sekjen Golkar Idrus Marham, Ketua FPG DPR Setya Novanto, Wakil Ketua MPR dari FPG Hajrianto Tohari, dan jajaran pengurus Golkar lainnya. Masing-masing DPD Golkar tingkat provinsi mengirim dua wakilnya dalam acara ini.
(van/ndr)











































