"Dari 26 orang korban bom yang dirawat di sini, 21 orang masih rawat inap dan 5 sudah diizinkan pulang," kata petugas Pelayanan dan Pemasaran RS Pelabuhan, Uswatun, saat dihubungi detikcom, Jumat (15/4/2011) pukul 15.30 WIB.
Namun Uswatun tidak bisa memberikan informasi detail luka apa yang diderita para korban. Ia mengaku para petugas medis masih berusaha menyelamatkan korban lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom di masjid tersebut terjadi pukul 12.15 WIB, saat salat Jumat hendak dimulai. Saat itu imam baru saja takbir sembari mengangkat tangan (takbiratul ikhram). Tiba-tiba saja bom yang diduga dililitkan di perut seorang jamaah di shaf bagian depan meledak.
Bom itu antara lain melukai imam salat, Kapolresta dan Kasatlantas. Sedangkan pelaku bom bunuh diri tewas dengan usus terburai. Wajah pelaku terorisme itu masih utuh sehingga diharapkan polisi cepat mengetahui identitasnya.
(feb/nrl)











































