"Kami mengutuk aksi pengeboman seperti itu. Mengebom di tempat lain saja tidak layak, apalagi sekarang di masjid. Benar-benar kelewat batas," kata Ma'ruf kepada detikcom, Jumat (15/4/2011).
Menurut dia, bom dengan kekuatan kecil atau pun besar sama-sama meresahkan masyarakat. Karena itu dia mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Dia meminta masyarakat menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Sebab segala sesuatu adalah dalam kuasa Tuhan.
"Ini tindakan yang keterlaluan. Tapi masyarakat harus tetap tenang. Serahkan diri kita hanya pada Allah," imbau anggota Dewan Pertimbangan Presiden bidang keagamaan ini.
Ledakan terjadi di masjid di kompleks Polresta Cirebon, Jawa Barat, sekitar pukul 12.30 WIB. Ledakan ini melukai setidaknya 25 orang. Korban dibawa ke RS Pelabuhan dan RS Pertamina Cirebon.
(vit/nwk)











































