"iPad Ibu Mestariany hilang di Bandara Soekarno-Hatta. Jadi dia kan rombongan Komisi II ke Papua itu pakai Express Air berangkat subuh pukul 05.00 WIB tanggal 11 April 2011," ujar anggota Komisi II DPR dari Hanura, Akbar Faizal, saat dihubungi wartawan, Jumat (15/4/2011).
Akbar menuturkan, iPad tersebut lenyap beberapa saat staf anggota DPR tersebut melewati detektor logam. Tablet yang semula berada di tas yang hendak dimasukkan ke bagasi kemudian dipindahkan ke kabin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena permintaan bagian detektor logam, akhirnya iPad dan tas tersebut dibawa staf anggota DPR ke kabin. Diketahui tas telah lenyap saat anggota Komisi II DPR tiba di Manokwari.
"Masalahnya waktu itu di ruang tunggu, jadi yang mengawasi barangnya itu staf dan sudah disetujui dari Ibu. Tahu-tahu waktu sampai Manokwari tas masih utuh tapi kombinasi kuncinya sudah berubah dan iPad-nya hilang," papar Akbar.
Anggota DPR bersangkutan pun meminta pertanggungan jawab PT Angkasa Pura II. "Sudah kita komunikasikan dengan pihak AP II sekarang sedang dicari. Karena iPad tersebut penting berisi data-data jadwal kegiatan dan RUU DPR," tandasnya.
(van/ndr)











































