Dendam Pada Polisi, Pengebom di Cirebon Diduga Cari Celah di Masjid

Dendam Pada Polisi, Pengebom di Cirebon Diduga Cari Celah di Masjid

- detikNews
Jumat, 15 Apr 2011 14:29 WIB
Jakarta - Ledakan terjadi di masjid yang berada di kompleks Mapolresta Cirebon di waktu salat Jumat. Pelaku diduga dendam pada polisi sehingga mencari celah melalui salat di masjid.

"Dilihat dari masuk masjid kawasan kantor polisi saat akan salat, saya lihat ada unsur dendam. Bom bunuh diri yang dilakukan di markas kepolisian, dilihat dari caranya terkait dengan rentetan peristiwa sebelumnya," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (15/4/2011).

Ini dilakukan oleh jaringan Jamaah Islamiyah? "Saya belum bisa menuduh siapa dulu. Dilihat caranya ada kaitan dengan jaringan yang selama ini eksis, tapi saya tidak akan buru-buru menuduh," ucap Wawan.

Memang bom yang digunakan tidak sedahsyat yang digunakan untuk meledakkan Hotel JW Mariott dan Ritz Carlton pada 2009 lalu, namun tetap saja mampu melukai cukup banyak orang. Jika benar dilakukan oleh jaringan yang selama ini melakukan teror di Tanah Air maka hal itu karena dana yang semakin minim.

"Dia ini sengaja menunggu lengahnya orang. Jadi saat khusyuk beribadah, maka akan jadi sulit melakukan antisipasi. Ini celah yang sengaja dia pakai," imbuh Wawan.

Dia menyayangkan tindakan yang dilakukan pelaku bom bunuh diri itu. Cara ini benar-benar tidak elegan.

"Saya kira ini pertama kali bom bunuh diri dilakukan di masjid Indonesia. Sekarang saya kira ada pergeseran target jika dilakukan jaringan yang selama ini eksis. Dulu simbol-simbol Barat tapi kini lebih pada yang menghalangi gerakannya," ucap Wawan.

Ledakan terjadi di masjid di kompleks Polresta Cirebon, Jawa Barat, sekitar pukul 12.30 WIB. Ledakan ini melukai sejumlah orang.

(vit/fay)


Berita Terkait