"Kalau pemerintah membayar Komisi I DPR berkeberatan kalau itu menggunakan uang negara. Karena ini masalah pelayaran jadi seharusnya mereka yang harus membayar karena ini adalah risiko bisnis yang tidak boleh dibebankan kepada negara," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Hayono Isman, kepara wartawan di Gedung DPR, Senayan,Jakarta, Jumat (15/4/2011).
Menurut Hayono, pemerintah tetap harus sebagai pihak yang melakukan negosiasi. Karena ini menyangkut kedaulatan NKRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pandangan sedikit berbeda disampaikan anggota Komisi I DPR dari Gerindra, Ahmad Muzani. Muzani menuturkan, pemerintah harusnya mengutamakan operasi militer. Kalau akhirnya tidak memungkinkan baru membayar uang tebusan.
"Kalau kita membayar tebusan sebenarnya kurang baik karena itu akan memberikan pesan bahwa kapal Indonesia adalah sasaran empuk bagi perompak. Aksi militer masih perlu diutamakan meskipun untuk saat ini termasuk terlambat," tutur Muzani.
(van/ndr)











































