Berdasarkan rilis yang diterima detikcom dari KBRI Sana'a, Kamis (14/4/2011), ke-24 WNI itu diterbangkan dengan menggunakan pesawat Emirates Airlines. Setelah transit di Dubai selama 14 jam, rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (15/4), pukul 15.40 WIB.
"Keberangkatan ini merupakan tahap pertama yang dapat direalisasikan setelah melalui proses 3 minggu lamanya antara lain karena menggunakan izin keluar seperti warga negara lain. Sebab Pemerintah Yaman menganggap semua kegiatan transportasi termasuk penerbangan masih berjalan normal," tulis KBRI Sana'a.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Yaman Nurul Aulia mengatakan, evakuasi WNI ini dilakukan karena situasi sudah tidak kondusif.
Evakuasi selanjutnya masih dalam proses dan diharapkan dapat selesai dua minggu ke depan. Nantinya, akan ada 41 WNI yang akan menyusul. Mereka kebanyakan tinggal di daerah pusat unjuk rasa yang dikhawatirkan dapat terjadi kerusuhan besar.
"Dewasa ini juga ada 17 orang mahasiswa /santri WNI beserta keluarganya yang berlindung di KBRI dan Wisma Indonesia. Kebanyakan mereka berasal dari Sana'a, namun ada juga yang berasal dari Taiz, Aden, Ma'rib, dan Saa'dah," demikian KBRI Sana'a.
(irw/irw)











































