Sorotan laser pertama terjadi pada Rabu malam, tak lama kemudian laser melintas di pesawat kedua. Pada peristiwa ketiga, laser mengenai mata pilot. Syukurlah, ketiga pesawat mendarat dengan selamat.
"Ini adalah pelanggaran serius," kata seorang jubir polisi setempat, yang memperkirakan ketiga insiden itu berkaitan, seperti dilansir AFP, Kamis (14/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil presiden Asosiasi Pilot Airline Selandia Baru Glen Kenny mengatakan momok berbahaya itu menjadi umum dengan 16 kasus di negara tahun ini. Piranti laser adalah senjata terlarang di Australia dan yang memilikinya perlu izin khusus. Sedangkan di Selandia Baru tidak ada batasan dalam penjualan maupun distribusi.
(nrl/vta)
