5 Petugas dari Suku Dinas Pertamanan Jakarta Barat dikerahkan memangkas ranting-ranting pohon cemara di sepanjang Jalan Sekretaris, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (14/4/2011) sekitar pukul 14.00 WIB.
Petugas mengenakan baju lengan panjang, sarung tangan dan topi memangkas pohon cemara dengan golok. Mereka hanya memanjat pohon cemara sekitar 4 meter dari 10 meter tinggi pohon itu. Ulat-ulat bulu pun berjatuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah sore dan anginnya kencang, bulu-bulu ulat banyak yang berterbangan. Baju yang dijemur langsung saya masukin soalnya membuat gatal-gatal," lanjut Astri.
Menurut dia, beberapa warga ada yang menyiramkan air panas ke batang pohon dan membakar sampah guna mengurangi berkembang biaknya ulat bulu.
Sudarma (35) menyampaikan keluhan yang sama. Menurut dia, warga sudah sepakat meminta pohon cemara ditebang.
"Jumlah pohon di sini kan sekarang lebih sedikit dari sebelumnya karena tiap pagi disiram air panas dan oli biar mati. Kita pokoknya minta ditebang saja," kata Sudarma.
Setelah cemara dipangkas, Jalan di Sekretaris terlihat lebih terang.
(aan/nrl)











































