"Dia memang ada orientasi seksual yang berbeda dengan pada umumnya, cenderung menyukai sejenisnya," kata Kepala Dinas Psikologi Polda Metro Jaya AKBP Nurcahyo, Kamis (14/4/2011).
Nurcahyo menjelaskan, dalam psikologi, seksualitas merupakan unisex. Ia mengatakan, dalam diri seorang pria, terdapat sisi kewanitaannya dan begitu juga sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sisi feminitasnya lebih dominan," kata Nurcahyo.
Ia menambahkan, dominasi sisi feminin dalam diri Icha disebabkan karena faktor lingkungan. Faktor lingkungan ini, kata dia, salah satunya datang dari pihak keluarga di mana Icha menginginkan figur seorang ayah yang ia dambakan, namun tidak dia dapatkan dari ayahnya.
"Dia lebih ke lingkungan, dari pola asuh, ayahnya terlalu asyik cari uang, sehingga dia punya keinginan untuk mendapatkan figur seorang laki-laki," terangnya.
Dalam keseharian Icha, Nurcahyo melanjutkan, lebih banyak bersama ibunya. Hal ini menimbulkan sisi kejiwaan Icha lebih kewanitaan.
Secara psikologi, Icha tidak memiliki gangguan jiwa. Sehingga, icha dapat diproses secara hukum.
"Secara hukum bisa pertanggungjawabkan perbuatan," tuturnya.
Ia melanjutkan, hasil pemeriksaan psikologi terhadap Icha sudah diserahkan ke penyidik Polsek Jatiasih. "Sudah diserahkan, tiga hari setelah pemeriksaan," tutupnya.
(mei/gun)











































