"Dari PU minta waktu satu bulan untuk evaluasi. Kemudian lima perusahaan itu mencocokkan ulang apakah mampu atau tidak. Jadi waktunya masih lama sekali," kata Kabiro Pemeliharaan Bangunan dan Institusi Sekjen DPR, Sumirat, melalui telepon, Kamis (14/4/2011).
Lima perusahaan yang dinyatakan lolos babak prakualifikasi tender adalah PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT PP, KSO Adi Wika dan PT Duta Graha Indah. Mereka mengungguli enam perusahaan lain yang juga mengajukan diri sebagai kontraktor pelaksanaan pembangunan gedung baru DPR setinggi 36 lantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim PU akan merekrut sejumlah ahli untuk melakukan evaluasi. Hasilnya nanti disampaikan kepada masyarakat," jelas Sumirat.
Bila ternyata hasil evaluasi anggaran tidak sesuai perhitungan perusahaan yang lulus prakualifikasi, apakah proses tender akan diulang dari awal?
"Biasanya tidak. Tapi tergantung ke lima peruhasaan tadi, bisa memenuhi atau tidak. Yang jelas kami tunggu saja instruksi untuk dilaksanakan," jawab Sumirat.
(feb/lh)










































