Hal itu diungkapkan saksi mata, Chiara Danese dan Ambra Battilana, saat dimintai kesaksian oleh jaksa dalam persidangan kasus hubungan seks antara Berlusconi dengan seorang gadis di bawah umur, Karima El Marough.
Kepada jaksa, kedua gadis berumur 18 tahun itu mengatakan, pesta makan malam di kediaman Berlusconi itu lebih mesum dari apa yang diakui pemimpin Italia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka menyentuh PM di bagian intimnya dan membiarkan dia menyentuh mereka," tutur Battilana seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (14/4/2011).
Menurut Battilana dan Danese, gadis-gadis itu memanggil Berlusconi dengan sebutan 'ayah' sedangkan Berlusconi memanggil mereka "gadis-gadis kecilku".
Dikatakan Danese, Berlusconi kemudian mengeluarkan sebuah patung pria dengan penis besar. "Penisnya tampak melebihi proporsi. Berlusconi meminta gadis-gadis itu mencium penis itu.... mereka melakukan oral seks," tutur Danese.
Kuasa hukum Berluconi membantah keras kesaksian kedua gadis yang dimuat di koran-koran Italia itu dan menyebutnya sebagai tidak berdasar sama sekali serta bertentangan dengan sejumlah versi sebelumnya.
(ita/nrl)











































