Pekan Depan, Prakualifikasi Tender MRT Dimulai

Pekan Depan, Prakualifikasi Tender MRT Dimulai

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2011 14:37 WIB
Jakarta - PT Mass Rapid Transit (MRT) sebagai pelaksana proyek MRT sudah memasuki tahap prakualifikasi tender. Proses ini akan dimulai pekan depan.

"Prakualifikasi selambat-lambatnya akan dilakukan minggu depan," ujar Direktur Utama PT MRT Tribudi Rahardjo dalam jumpa pers di Jakarta Convention Center (JCC) Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (14/4/2011).

PT MRT memastikan tahapan proyek ini tidak akan ada yang tertunda. Mereka menjamin dana untuk MRT tidak ada kendala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau gubernur bilang (sudah memasuki tahapan tender) berarti pendanaan sudah confirm, tidak ada masalah, tidak ada pengalihan. Uangnya dari pemerintahan Jepang lalu ke pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan lalu ke Pemda baru ke kita sebagai pelaksana," katanya.

Pada tahap prakualifikasi tender MRT nanti, PT MRT akan mengundang para kontraktor yang berminat para proyek ini. PT MRT diberi kewenangan untuk menentukan tahapan apa yang akan dilakukan pemenang tender.

"Yang jelas Juli 2012 sudah mulai konstruksi untuk tahap 1 Lebakbulus-Bundaran HI," ungkap Tribudi.

Pemerintah Provinsi DKI juga memastikan dana MRT tahap I sudah aman dan tidak ada kendala. Dana dalam bentuk hibah itu akan diserahkan setiap proyek tersebut mencapai progress.

"Jadi sampai hari ini pendanaan MRT tahapan 1 sudah clear. Aman kok," kata Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang Ahmad Harjadi yang ditemui di tempat yang sama.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mensinyalkan dana untuk proyek MRT belum jelas. Japan International Cooporation Agency (JICA) sebagai salah satu penyumbang dana dari Jepang, dinilai maju mundur dalam proyek itu.

"Jepang termasuk JICA (Japan International Cooperation Agency) jadi pertimbangan karena maju mundur, maju mundur terus. Sementara kita upayakan kalau bisa dari BUMN. Karena BUMN yang kita utamakan," ujar Freddy di Istana Negara.

Pemerintah pusat juga berniat mendorong BUMN mengambil alih proyek ini. "Kalau (MRT) itu diserahkan oleh Pemda kelihatan BUMN kita siap. BUMN Kereta Api, Wika, beberapa (BUMN) karya siap untuk berkolaborasi bekerja sama untuk membantu program infrastruktur DKI," katanya.

(lia/anw)


Berita Terkait