"Mau ganti nama jadi Bistro Boulevard," kata salah seorang karyawan Buddha Bar saat ditemui detikcom di lokasi, Jl Teuku Umar, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Pantauan detikcom, bangunan Buddha Bar saat ini masih tampak disegel oleh Pemprov DKI Jakarta. Meski disegel, tampak beberapa pekerja sedang merenovasi bangunan peninggalan Belanda itu. Manajemen Buddha Bar juga tampak menggelar syukuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, Buddha Bar ini nantinya akan berbentuk galeri seni. Di lobi utama akan dipajang lukisan-lukisan bersejarah. Sementara di sisi lain ruangan akan dijadikan restoran dan tempat nongkrong.
"Itu nanti di lobi depan ada galeri lukisan. Sisanya restoran, buat makan dan nongkrong," katanya.
Saat ditanya kapan Bistro Boulevard akan beroperasi, karyawan Buddha Bar tersebut menjawab, "September 2011."
Seperti diketahui, Buddha Bar kini telah disegel oleh Dinas Penertiban dan Pengawasan (P2B) DKI. Sebabnya, pengelola telah melanggar izin yang disepakati dengan Disbudpar yaitu izin restoran. Nyatanya, pengelola malah menjadikan Budha Bar sebagai cafe.
Agar Buddha Bar bisa kembali beroperasi, Disbudpar DKI meminta pengelola harus mengajukan izin usaha yang baru sesuai yang diinginkan Pemprov DKI. Sebagai bangunan cagar budaya, DKI tak ingin bangunan itu kehilangan fungsinya.
(anw/fay)











































