"Jangankan partai-partai itu akan rela mengegolkan usulan capres independen, soal PT (parliementary treshold) saja perdebatannya alot," ujar pengamat politik Yudi Latif.
Hal itu ia sampaikan usai menjadi pembicara dalam bedah buku 'Membangun Negara Equilibrium' di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya orang milih PKS itu kan karena ingin orang PKS yang dicalonkan jadi presiden. Misal Hidayat Nurwahid, bukan SBY," terangnya.
Wacana pasangan capres-cawapres independen sebelumnya muncul dalam draf usulan perubahan kelima UUD 1945 oleh Dewan Perwakilan Daereh (DPD). Pasal 6A bagian kedua disebutkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden berasal dari usulan partai peserta pemilihan umum atau perseorangan.
(adi/gun)











































