Pemprov DKI Minta Budddha Bar Jadi Galeri Seni

Pemprov DKI Minta Budddha Bar Jadi Galeri Seni

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2011 12:15 WIB
Pemprov DKI Minta Budddha Bar Jadi Galeri Seni
Jakarta - Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta akan menjadikan bangunan cagar budaya Budha Bar menjadi galeri seni. Bangunan ini tidak diperkenankan lagi menjadi cafe seperti sebelumnya.

"Pada prinsipnya, Gubernur DKI sudah meminta kepada saya, perubahan utama dari bangunan tersebut harus dijadikan galeri seni, tidak boleh dijadikan restoran, kafe atau bar," ujar Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Arie Budiman, di Gedung Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2011).

Arie mengatakan, galeri nantinya diharapkan bisa dijadikan sebagai tempat pameran seni dan juga pemasaran karya seni. Jika ada fungsi selain galeri seni, seperti restoran atau cafe, sifatnya hanya sebagai pendukung galeri itu sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu usulan yang sangat bagus," ucapnya.

Seperti diketahui, Buddha Bar kini telah disegel oleh Dinas Penertiban dan Pengawasan (P2B) DKI. Pasalnya, pengelola telah melanggar izin yang disepakati dengan Disbudpar yaitu izin restoran. Nyatanya, pengelola malah menjadikan Buddha Bar sebagai cafe.

Agar Buddha Bar bisa kembali beroperasi, Disbudpar DKI meminta pengelola harus mengajukan izin usaha yang baru sesuai yang diinginkan Pemprov DKI. Sebagai bangunan cagar budaya, DKI tak ingin bangunan itu kehilangan fungsinya.

"Dan saya sudah menerima pengajuan permohonan izin yang baru tersebut (dari pengelola)," kata Arie.

Surat permohonan izin itu, menurutnya masih dalam proses melengkapi persyaratan administrasi.

"Kita sedang menunggu proses kelengkapan persyaratannya. Setelah itu baru kita analisa dan teliti kelengkapan administrasinya sebelum memberikan izin yang baru," tuturnya.

Arie berharap ketikaย  Budha Bar menjadi sebuah galeri seni bisa tetap menjaga nilai-nilai sejarah yang tinggi dan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi pula. Galeri seni ini diharapkan bisa menjadi bangunan seni yang berkelas.

"Bagus juga kan, kalau di bangunan tersebut diadakan pameran lukisan, keramik, keris dan karya seni lainnya. Artinya selain bisa memamerkan karya anak bangsa, juga bisa menjadi pasar seni, terjadi jual beli karya seni anak bangsa di Jakarta," jelas Arie.


(lia/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads