Marsdya Rio Mendung Dicopot dari Wagub Lemhannas

Marsdya Rio Mendung Dicopot dari Wagub Lemhannas

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2011 10:39 WIB
Jakarta - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mencopot Marsdya Rio Mendung Thalieb dari jabatan Wagub Lemhannas. Rio, yang juga menjabat sebagai komisaris utama PT Sarwahita Grup, "masuk kotak" di Mabes TNI.

"Saya tempatkan sebagai pati (perwira tinggi) di Mabes TNI, karena penggantinya masih dalam proses," kata Agus di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/4/2011).

Agus menjelaskan, untuk pengganti Rio di Lemhannas, masih menunggu proses lebih lanjut. Dia berharap setelah penarikan ini tidak ada proses lainnya yang berkembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tarik dulu, kami berharap ini solusi yang terbaik," imbuhnya.

Penarikan Rio dilakukan Mabes TNI pada 11 April lalu. TNI merespons isu yang berkembang terkait jabatan Rio di Sarwahita yang memiliki kaitan dengan pembobol Citibank Malinda Dee. Padahal menurut UU, perwira aktif dilarang menduduki jabatan di perusahan swasta.

"Saya akan jelaskan, bahwa sebenarnya Pak Rio Mendung sudah mempersiapkan masa MPP (masa persiapan pensiun) sejak Februari 2011. Nah, setelah beliau mengajukan MPP itu selanjutnya saya proses unuk mengganti beliau, namun sampai sekarang belum ada proses, harus ada Wanjakti, harus ada PPA. Memang proses itu belum selesai. Nah karena isu sudah berkembang tanggal 11 April kemarin saya ambil keputusan," tuturnya.

Polri menyebut Rio memiliki 6.000 lembar saham PT Sarwahita yang kemudian dijual kembali 4.000 lembar saham sehingga sisa 2.000 lembar saham. Jabatan Rio di PT Sarwahita dinilai Komisi I melanggar UU TNI. Karena anggota TNI aktif dilarang berbisnis.

Rio Mendung dalam jumpa pers membantah telah berbisnis di PT Sarwahita. Ia mengaku hanya menjabat penasihat perusahaan dan tidak menyerahkan modal.

"Jadi begini, sejak oktober 2010 itu saya diminta masuk ke dalam organisasi itu. Awalnya saya diminta sebagai penasihat, karena modal saya hanya pemikiran, knowledge, experience, saya nggak modal apa-apa itu yang saya berikan," cerita Rio.

Rio juga memastikan, tidak pernah mengeluarkan duit sepeser pun untuk perusahaan itu.

"Saya tidak mengeluarkan apa-apa dan tidak memberikan modal apa-apa. Saya hanya modal pemikiran saya tentang apa yang difokuskan mengenai green energy (yang merupakan fokus perusahaan itu). Saya tidak berikan uang, modal dan tidak mendapatkan juga," tegas Jenderal Bintang Tiga TNI Angkatan Udara ini.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads