Jusuf Kalla Diundang Diskusi tentang Demokrasi di Washington DC

Laporan dari AS

Jusuf Kalla Diundang Diskusi tentang Demokrasi di Washington DC

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2011 06:41 WIB
Washington DC - Mantan Wapres RI Jusuf Kalla, berada di Washington DC, Amerika Serikat, tanggal 13 dan 14 April 2011 untuk menghadiri dua program yaitu Pertemuan NetPLUSS (the Network of Political Leaders United to Support Shared Societies) dan Roundtables Gallup.

Pertemuan NetPLUSS yang diprakarsai oleh Club de Madrid pagi ini, mengumpulkan beberapa tokoh dunia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka terkait isu antara lain demokrasi, ekonomi dan pembangunan. Input dari para tokoh, temasuk Jusuf Kalla, lebih lanjut akan digunakan “the Shared Societies Project” untuk mendukung pembangunan demokrasi dan menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera melalui dialog dan peningkatan pemahaman akan pluralisme.

Demikian rilis yang diterima detikcom dari KBRI Washington DC, Rabu, (13/4/2011). Lebih lanjut disebutkan bahwa mantan Wapres RI Jusuf Kalla akan menjadi salah satu pembicara dalam diskusi meja bundar yang akan diselenggarakan Kamis pagi tanggal 14 April 2011 sekitar pukul 9.00-11.00 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diskusi dengan tema “Gallup Roundtable: What Iraqis, Nigerians and Americans have in common : the Economic for Shared Societies” tersebut secara khusus akan membahas kontribusi para pemimpin dan pembuat kebijakan dalam memberikan ‘leverage’ terhadap masyarakat guna membangun kesejahteraan ekonomi melalui pembentukan ‘shared society’.

Selain mantan Wapres Jusuf Kalla, tercatat beberapa nama anggota NetPLUSS, antara lain Kinga Göncz (Anggota Parlemen Eropa, Hungaria), Sir John Kaputin (Mantan Sekretaris Jenderal Karibia, Afrika dan Grup Negara Pasifik), Juan Fernando López Aguilar (Anggota Parlemen Eropa dan mantan Menteri Kehakiman Spanyol), Beatriz Merino (Ombudsman Nasional Peru), Roelf Meyer (mantan Menteri Urusan Konstitusi Afrika Selatan, yang kemudian menjadi Menteri Pembangunan Urusan Konstitusi dan Provinsi), David Miller (Walikota Toronto), Baroness Nuala O'Loan (Anggota House of Lords Inggris dan mantan Ombudsman Polisi Irlandia Utara), Ebrahim Rasool (Duta Besar Afrika Selatan untuk AS dan Mantan Premier Provinsi Western Cape).

(eis/van)


Berita Terkait