"Kami mengharapkan hasil otopsi ini bisa segera dikeluarkan pihak berwenang, sekaligus digunakan petugas polisi atau pihak penyelidik untuk mengungkap motif kematian Aan sesuai hukum dan azas keadilan yang berlaku di Arab Saudi,β kata Kepala BNP2TKI, Moh Jumhur Hidayat dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (13/4/2011).
Jumhur mengatakan hasil otopsi itu akan menunjukkan sebab-sebab kematian Aan, sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut dalam mengusut kasus tersebut. Sejauh ini, lanjut Jumhur, Kepolisian wilayah Al Mansur, Mekkah telah memeriksa majikan Aan dan istrinya pada Rabu (30/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus tewasnya Aan di toilet majikannya, Hamud Mhd Barkah Al Utaibi, ramai diberitakan situs www.sabq.org, media di Arab Saudi yang banyak memberitakan peristiwa kriminal, pada Kamis (31/3) lalu. sabq.org itu, menjelaskan Aan terbunuh di toilet dan bagian tubuhnya terdapat memar akibat pukulan benda tumpul, di samping luka bekas tusukan benda tajam. Sementara kepolisian wilayah Al Mansur kota Mekah telah memeriksa pihak yang diduga majikan berikut istrinya pada Rabu (30/3) dan membawa jenazah Aan ke Rumahsakit King Faishal di Mekah.
Aan Darwati kelahiran 9 Mei 1974 adalah pemegang paspor AN 978909. Dia bekerja di Arab Saudi melalui PT Youmba Biba Abadi yang beralamat di Jakarta sejak 19 Juni 2010. Setibanya di Jeddah, Aan diterima oleh agen penyalur TKI Badawood Recruitment Office. Aan kemudian dipekerjakan di keluarga Hamood yang memiliki nomor kependudukan (ID): 10092536061.
(mpr/van)










































