"Kemarin semua sudah sesuai dengan prosedur dan hampir semua fraksi termasuk Golkar setuju sambil dilakukan efisiensi. PAN juga sebenarnya tidak menolak, prinsipnya mayoritas fraksi setuju meski ada catatan efisiensi," tutur Priyo kepada detikcom, Kamis (14/4/2011).
Terlebih, menurut Priyo, anggaran yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan gedung baru DPR tidak sedikit. Karenanya DPR memutuskan melanjutkan pembangunan gedung baru DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo berharap rakyat memahami semangat pembangunan gedung baru DPR. Untuk menjamin transparansi anggaran, DPR juga melibatkan KPK mengawasi pembangunan gedung baru DPR.
"Pimpinan dewan telah mendorong agar KPK ikut mengawasi. Kemarin saat bertemu Ketua KPK Pak Busyro Muqoddas sudah kami sampaikan," tuturnya.
(van/mpr)










































