Kejadian memilukan tersebut bermula ketika Deden (27) sedang makan di warung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu dini hari. Saat asyik makan, tiba-tiba di panggil tiga pelaku Yudi, Denny alias Iron dan Bobby. Ketiganya langsung mendesak korban mengakui pencurian handphone. Deden yang tidak merasa mencuri pun mengelak tuduhan tersebut. Melihat korban tidak mau mengaku, para pelaku langsung mengeroyok korban dengan membabi buta.
"Saya dipaksa mengaku mengambil handphone oleh mereka, saya enggak mau mengaku karena saya enggak merasa mengambilnya," kata Deden yang ditemui wartawan di rumahnya di Sawo Kecik V RT 016/006 Bukit Duri, Tebet, Jakarta, Rabu (13/04/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan darah yang masih mengucur akibat luka tusukan, korban sempat pulang. Setelah diobati oleh keluarganya, korban dibawa ke Polsek Tebet untuk melaporkan kejadian tersebut. Setelah itu dibawa ke rumah sakit Tebet guna melakukan visum untuk kepentingan penyelidikan.
Saat di konfirmasi kejadian tersebut, pihak kepolisian sektor Tebet membenarkan adanya aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius. "Kami mendapat laporan dari warga,Β adanya aksi pengeroyokan di Bukit Duri dengan korban luka tusukan benda tajam," ujar petugas jaga Aiptu Kuswaryanto.
Sayang, hingga saat ini ketiga pelaku masih bebas berkeliaran. Waspadalah!
(asp/mpr)











































