"Berdasarkan survei MTI kedua koridor itu paling parah kemacetannya. Padahal kedua jalur ini adalah penghubung pusat pertumbuhan ekonomi di Depok, Jakarta dan Serpong," kata Ketua MTI Muslich Zainal Asikin dalam jumpa pers di Gedung Areva, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2011).
MTI melakukan uji coba menggunakan tiga mode transportasi dari Depok menuju Dukuh Atas. Ketiga mode transportasi itu adalah KRL, mobil pribadi, angkutan umum dan bus TransJ. Waktu tempuh menggunakan KRL 35 menit. Kalau menggunakan angkutan umum dan bus TransJ memakan waktu 1,5 jam. Sedangkan saat menggunakan mobil pribadi 2 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muslich menyatakan, beberapa langkah telah diambil instansi terkait untuk membenahi kemacetan di kedua jalur itu. Beberapa langkah itu adalah sudah dialokasikannya dana untuk pembelian bus gandeng untuk TransJ, sterilisasi busway, razia parkir liar dan telah dioperasikannya park and ride di Kalideres dan Kampung Rambutan.
"Saat ini sedang negosiasi untuk pembuatan park and ride di Ragunan," katanya.
(nal/nrl)











































