"Saya dengar ulat bulu sudah sampai Jakarta. Betul itu?" tanya Marzuki kepada wartawan di sela-sela jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2011).
Menurut dia, peristiwa tersebut merupakan peringatan dari Tuhan. "Apapun kejadian itu adalah peringatan dari Tuhan supaya kita introspeksi dan melakukan evaluasi diri apa yang harusnya kita perbaiki. Setiap kejadian pasti ada maksud di baliknya," ujar Marzuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal ulat, lanjut dia, hal tersebut adalah bagian-bagian dari kejadian yang harus dibaca. "Sebagaimana perintah Tuhan dalam ayatnya. Iqro atau bacalah," kata Marzuki bijak.
"Nanti ulat bulu ke gedung baru tidak Pak?" celetuk wartawan.
Nah, giliran ditanya yang satu ini, Marzuki tidak menjawab. Dia hanya mesem saja.
Ulat bulu juga menjadi masalah di beberapa daerah di sejumlah kota di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali. Paling baru, ulat bulu membuat resah warga di Tanjung Duren, Jakarta Barat.
(aan/fay)











































