Pendukung RUU BPJS: Shame on You, Mr President

Pendukung RUU BPJS: Shame on You, Mr President

- detikNews
Rabu, 13 Apr 2011 15:56 WIB
Jakarta - Pendukung Rancangan Undang-undang (UU) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) membentangkan spanduk panjang didepan Istana Negara. Mereka mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU BPJS yang masih sebatas rancangan. Menurut pendemo, amanat mendirikan BPJS sudah diketok palu sejak 7 tahun lalu, sejak UU Sistem Jaminan Sosial disahkan.

"Kami tidak mau miskin karena sakit. Laksanakan tuntutan rakyat. Shame on you, Mr President," kata para pendemo seperti tertulis dalam spanduk yang dibentangkan di depan Istana Negara, Jl Medan Merdeka, Rabu (13/4/2011).

"Pernyataan presiden bahwa telah mekaksanakan jaminan sosial dengan membentuk Jamkesmas untuk golongan masyarakat miskin adalah pembodohan dan pembohongan besar kepada rakyat Indonesia. Jamkesmas bukan jaminan sosial tetapi hanya bantuan sosial atau charity yang tidak mengikat secara konstitusional," ucap salah satu pengunjuk rasa dari Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), Said Iqbal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi itu berbarengan dengan gugatan mereka di PN Jakarta Pusat. KAJS menggugat Presiden, Ketua DPR, Wapres dan 8 menteri terkait jaminan sosial. Persidangan telah memasuki sidang ke-29 kali sejak pertama kali kasus ini didaftarkan, Juni tahun lalu.

"Sudah saatnya pemerintah melepas topeng kemunafikan dan menmberikan hak konstitusional rakyat tanpa menunggu rakyat marah. Tidak ada alasan menunda pengesahan RUU BPJS," kritik Said.

(Ari/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads