"Pengamanan akan lebih ketat di kantor-kantor rayon sebagai pusat distribusi soal-soal," ujar Kepala Disdik DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, saat dihubungi, Rabu (13/4/2011).
Saat proses pendistribusian soal-soal UN ke sekolah-sekolah, Disdik akan menggandeng Satpol PP untuk menjaga keamanan. Menurutnya, pengamanan untuk UN tahun ini bersifat preventif.
"Ada 19 rayon untuk SMA dan 9 rayon untuk SMK. Yang paling banyak terlibat nanti mereka-mereka yang berwenang dan bertanggungjawab untuk distribusi (soal)," katanya.
Taufik mengklaim bahwa DKI sendiri belum pernah mengalami kebocoran soal UN. Namun, bagaimana pun Disdik tetap tidak ingin kecolongan.
Sedangkan untuk keamanan di sekolah, Disdik DKI akan berkoordinasi dengan kepolisian dan satpam-satpam di sekolah. Tujuannya, agar aksi calo UN tidak ditemukan lagi di lapangan.
"Polisi akan lebih banyak di tempatkan di lokasi ujian. Satpam-satpam sekolah juga akan dilibatkan," jelas Taufik.
122.139 siswa di DKI Jakarta akan mengikuti UN tingkat SMA pada tanggal 18 April-21 April dan SMK 18 April-20 April. Dengan perincian peserta ujian, SMA sebanyak 53.937 siswa, Madrasah Aliyah 4.679 siswa, SMK 63.382 siswa, dan SMA luar biasa sebanyak 141 siswa.
(lia/gun)











































