Filipina Mungkin Tarik Pasukan dari Irak Setelah 30 Juni

Filipina Mungkin Tarik Pasukan dari Irak Setelah 30 Juni

- detikNews
Rabu, 09 Jun 2004 15:01 WIB
Jakarta - Filipina mungkin akan menarik pasukannya dari Irak saat AS menyerahkan kekuasaan ke pemerintah interim Irak pada 30 Juni mendatang. Demikian disampaikan pejabat tinggi pemerintah Filipina.Menteri Pertahanan Filipina Eduardo Ermita mengatakan, komite pengamat Kabinet dan Kantor Luar Negeri akan bertemu untuk memberikan rekomendasi kepada Presiden Gloria Macapagal Arroyo mengenai keberadaan kontingen kemanusiaan Filipina di Irak."Menurut saya kita mungkin harus menarik mereka keluar," tukas Ermita kepada wartawan di ibukota Manila, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (9/6/2004). "Tujuan sebenarnya mengapa mereka (pasukan Filipina) berada di sana adalah sebagai respons atas resolusi PBB bagi negara-negara lain untuk membantu memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Irak," ujar Ermita menegaskan.Saat ini Filipina mengerahkan kontingen kemanusiaan yang berjumlah 51 orang di Irak. Mereka terdiri dari polisi dan tentara yang dikirimkan untuk misi kemanusiaan di Irak dengan dibayangi meningkatnya kekerasan terhadap warga asing di sana.Tiga prajurit Filipina yang tengah bepergian dalam konvoi pasukan AS, mengalami cidera akibat diserang pejuang-pejuang Irak di sebelah selatan ibukota Baghdad, pekan lalu. Atas insiden ini, pasukan Filipina di Irak telah diimbau untuk tinggal di kamp-kamp mereka. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads