Seperti dikutip dari situs berita resmi milik Pemprov DKI Jakarta, beritajakarta.com, Rabu (13/4/2011), ulat bulu ini menghinggapi sejumlah pohon cemara di RT 15/07, Kelurahan Tanjungduren Utara.
Menurut Basri, warga sekitar, ulat bulu ini terlihat di sekitar 30 pohon cemara yang masing-masing setinggi 10 meter milik Sudin Pertamanan Jakarta Barat. Pohon ini berada di sepanjang bantaran Kali Sekretaris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, Bambang Wisanggeni telah mengirimkan sampel ulat bulu itu ke IPB Bogor untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Menurut Bambang, meski sama-sama ulat bulu, tapi ulat bulu di Tanjung Duren berbeda dengan kasus yang ada di Jawa Timur.
"Lain ulatnya. Ulat yang di Tanjung Duren itu ada setiap tahun, ulat musiman hanya karena sedang ramai berita ulat terus dikait-kaitkan. Padahal ulat itu ada setiap tahun," kata Bambang saat dihubungi detikcom.
(ita/adi)










































