Gunung Rinjani di Lombok Raih World Legacy Award 2004

Gunung Rinjani di Lombok Raih World Legacy Award 2004

- detikNews
Rabu, 09 Jun 2004 13:30 WIB
Bandung - Ini masih berkaitan dengan gunung. Gunung Rinjani di Pulau Lombok, yang memiliki ketinggian 3.726 meter dari permukaan laut memang eksotis. Namun tidak hanya sekadar eksotis semata yang membuat gunung yang memiliki danau di atasnya itu terpilih menjadi salah satu pemenang World Legacy Award 2004 untuk kategori Destination Stewardship (Pengelolaan Tempat Tujuan).Dalam siaran pers yang dikirimkan Conservation International (CI) dan majalah National Geographic Traveller yang diterima detikcom Rabu (9/5/2004), penghargaan ini diberikan untuk mereka yang berhasil melindungi peninggalan alam dan budaya secara menyeluruh. Ratu Noor dari Yordania, menjadi tuan rumah acara penganugerahan penghargaan itu yang berlangsung di kantor pusat National Geographic Society, di Washington DC AS kemarin.World Legacy Award diberikan oleh Conservation International (CI) dan majalah National Geographic Traveller kepada institusi-institusi lingkungan dan sosial terdepan di bidang pariwisata. Penghargaan ini bersifat unik karena ditekankan pada tanggung jawab lingkungan dan peninggalan budaya.World Legacy Award merupakan satu-satunya penghargaan internasional dalam bidang pariwisata yang penilaiannya dilakukan secara langsung oleh para ilmuwan, ahli antropologi, dan profesional bidang pariwisata.Kawasan Gunung Rinjani yang berada di sebelah utara Pulau Lombok ini, dikelola oleh Rinjani Trek Management Board (Badan Pengelola Perjalanan Rinjani). Pengelolaan pariwisata di kawasan ini ini menjadi contoh kemitraan yang kuat antara kelompok masyarakat sekitar, dinas pariwisata setempat serta taman nasional.Menurut Ratu Noor, para pemenang penghargaan ini adalah contoh yang sempurna bagaimana seharusnya industri perjalanan dan pariwisata dijalankan. Ratu Noor yang menjadi Ketua Dewan Kehormatan World Legacy Award 2004 pun menuturkan bahwa dirinya amat tergugah oleh apa yang telah dilakukan seraya berharap hal ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi pengelola tempat-tempat pariwisata lainnya.Berdasarkan data yang ada, sektor perjalanan dan pariwisata adalah industri terbesar di seluruh dunia. Di beberapa negara, industri pariwisata tumbuh lebih dari 1.000 persen selama satu dekade terakhir. Hal ini apabila tidak dijalankan dengan benar, pariwisata bisa merusak konservasi dan tempat-tempat yang menjadi objek kunjungan tersebut.Saat in, hampir 700 juta orang dari seluruh dunia melakukan perjalanan wisata setiap tahunnya. Angka itu diperkirakan akan meningkat menjadi 1,4 miliar orang pada tahun 2020. Industri perjalanan dan pariwisata menyumbang 11 persen dari produk domestik bruto global. Selain Gunung Rinjani, penerima anugerah untuk tiga kategori lainnya adalah Al Maha Desert Resort di Dubai Uni Emirat Arab untuk kategori Nature Travel (Perjalanan Alam), Anangu Tours yang dimiliki oleh Nvangatjatiara Aboriginal Corporation, mewakili tiga masyarakat Aborigin di Wilayah Utara Australia untuk kategori Heritage Tourism (Pariwisata Peninggalan) serta Casuarina Beach Club di Barbados untuk General Purpose Hotels and Resorts (Hotel dan Tempat Peristirahatan Umum).Lebih dari 40 negara di enam benua ikut serta dalam penghargaan ini. (nrl/)


Berita Terkait