Demikian papar mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring, mengenai kontroversi ulah Arifinto. Tifatul dicegat wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/4/2011), sebelum mengikuti rapat kabinet dalam kapasitasnya selaku Menkominfo.
"Ya tentu itu akan berpengaruh (terhadap citra PKS). Tapi dengan pengunduran diri, itu sudah bentuk pertanggungjawaban beliau sebagai pejabat publik," ujar Tifatul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan yang diperbuat Arifinto hanya membuka tautan yang diterimanya melalui surat elektronik dan ternyata berisi materi pornografi. Namun jelas bahwa Arifinto tidak membuat video mesum dan tidak pula melakukan penipuan.
"Ini bukan dosa besar. Jangan cepat mengadili orang, yang proporsional. Dia (Arifinto) dikirim link lalu membuka, itu masalahnya. Dia tidak menipu orang lain. Yang main iPad atau tidur dalam rapat juga ada," ujar dia.
Di dalam kapasitasnya selaku Menkominfo, Tifatul membantah peraturan soal materi pornografi yang Kementerian Komunikasi dan Informasi buat telah 'memakan' teman sendiri. Sebab peraturan diberlakukan kepada siapa saja dan bukan bertujuan untuk menjebak seseorang.
"Saya menjalankan amanah UU ITE dan Anti Pornografi. Ini pelajaran buat semuanya, bahwa yang remeh temeh sebetulnya tidak substantif dan tidak ada kepentingannya untuk rakyat," wanti Tifatul.
(lh/nrl)











































