"Saya rasa nanti akan dipanggil bertemu. Kan ada jadwal masing-masing. Lagi dicocok-cocokkan," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah.
Jafar mengatakan itu usai seminar bertajuk Pers Sebagai Pilar Keempat Demokrasi di Universitas Paramadina, di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kontrak koalisi baru memangnya untuk penyeragaman?" tanya wartawan.
"Penyeragaman istilahnya saja. Itu pun hanya untuk hal-hal strategis," jawab Jafar.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah mengatakan ada poin kontrak koalisi yang baru terkait penggiliran posisi pimpinan Setgab koalisi. Selain itu juga menyangkut kewajiban partai koalisi mengikuti aturan main Setgab. Kontrak tersebut menurut Jafar telah diserahkan ke semua pimpinan partai koalisi. Namun PKS belum juga memberikan kesetujuan.
Dengan adanya poin baru ini, Setgab koalisi tidak lagi dipimpin oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Siapa yang akan menggantikan Ical, Jafar belum bisa memberikan bocorannya.
Sementara itu, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menyatakan, pihaknya belum menandatangani kontrak koalisi yang baru karena masih perlu membahas dengan internal bagaimana isi kontrak itu secara keseluruhan.
(nik/nrl)










































