"Dengan pengunduran diri secara sukarela oleh dia, kita percaya bahwa Arifinto telah membangun tradisi moral dalam sejarah DPR RI," ujar Anis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
Anis menuturkan selama ini tindakan asusila anggota DPR diselesaikan melalui mekanisme partai. Namun demikian, Arifinto menyelesaikan masalahnya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap gentleman Arifinto dinilai Anis layak dicontoh kader PKS lainnya. Sehingga setiap anggota DPR memiliki tanggung jawab tinggi terhadap profesinya
"Pengunduran diri secara sukarela Arifinto itu tentunya menjadi perhatian untuk dijadikan sebuah pelajaran berharga bagi kader-kader PKS. Arifinto mampu meningkatkan moralitas dan tanggung jawab kader PKS sampai ke bawah," tandasnya.
(van/nrl)











































