"Jadi saya ingin meluruskan pemberitaan yang menyebutkan jalan Prof Dr Satrio ditutup seluruhnya itu tidak benar. Karena yang ditutup hanya belokan dari arah Sudirman menuju Satrio dengan panjang penutupan kira-kira 70 meter," ujar Fauzi Bowo kepada wartawan di lokasi penutupan jalan, Selasa (12/4/2011).
Dalam kesemapatan itu Fauzi tampak ditemani Kadis PU DKI Ery Basworo, Kabid Jembatan Dinas PU Novizal, dan Kadis Perhubungan DKI Udar Pristono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan untuk dua titik lainnya yaitu dari arah Dr Satrio menuju Rasuna Said begitu juga sebaliknya
belum tahun kapan waktunya. Titik yang ini dulu," katanya.
Nantinya jalan layang ini akan berdiri di atas jalan layang Karet Tengsin. Lebih kurang tinggi jalan layang tersebut mencapai 22 meter dari permukaan tanah atau 5,4 meter di atas jalan layang Karet Tengsin.
Pantauan detikcom, sebagai penanda bahwa jalan itu telah ditutup, Dinas PU dan Dinas Perhubungan DKI telah menutupnya dengan pagar beton yang tingginya lebih kurang 1 meter, dan seng yang tingginya mencapai dua meter. Polisi lalu lintas dan petugas dari Dinas Perhubungan juga tampak berada di beberapa titik.
"Saya bilang banyak rambu-rambunya dari Thamrin sudah banyak yang menunjukkan adanya penutupan jalan, tiap 30 meter ada rambu," tandas pria berkumis ini.
(lia/lrn)










































