Putra Khadafi: Bicara Khadafi Pergi dari Libya Adalah Hal Konyol

Putra Khadafi: Bicara Khadafi Pergi dari Libya Adalah Hal Konyol

- detikNews
Selasa, 12 Apr 2011 04:52 WIB
Tripoli - Putra Muammar Khadafi, Saif al-Islam Khadafi mengatakan, ayahnya tidak akan mungkin pergi meninggalkan Libya. Membicarakan pemimpin Libya itu pergi dari negaranya di tengah serangan udara sekutu yang kontraproduktif adalah sesuatu yang konyol.

Hal itu disampaikan Saif dalam wawacara dengan media setempat pada akhir pekan di Tripoli. Senin waktu setempat dilaporkan, pemberontak di kota Misrata mencaci Khadafi yang telah sepakat untuk gencatan senjata, namun pasukannya menembakkan roket ke rumah-rumah penduduk dan berperang dengan intens.

"Kami ingin membawa perubahan yang baru untuk generasi muda untuk mengatur negara dan mengatur urusan lokal. Kami ingin darah baru, itulah yang kami inginkan untuk masa depan Libya. Tapi untuk berbicara tentang meninggalkan (Khadafi) itu benar-benar konyol," kata Saif dalam wawacara tersebut seperti dilansir Reuters, Selasa (12/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika Barat ingin demokrasi, konstitusi baru dengan mengadakan pemilihan umum, baik kita setuju. Kami setuju pada titik ini, tetapi Barat harus membantu kita untuk menyediakan iklim yang menguntungkan. Tapi semua pemboman ini, ini dukungan yang diberikan kepada kelompok pemberontak, semua yang kontra-produktif," ucap Saif mempertegas pernyataannya.

(lia/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads