Annan Sambut Resolusi PBB Soal Masa Depan Irak
Rabu, 09 Jun 2004 11:00 WIB
Jakarta - Sekjen PBB Kofi Annan menyambut keputusan Dewan Keamanan PBB, yang dengan suara bulat menyetujui resolusi baru mengenai masa depan Irak. "Saya pikir mereka telah menghasilkan resolusi yang seimbang dan fair, dan saya pikir semua pihak harus bisa bekerja dengan itu," tukas Annan kepada wartawan seusai pengambilan suara Dewan Keamanan PBB, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (9/6/2004).Dalam resolusi yang diusulkan Amerika Serikat dan Inggris itu, disebutkan bahwa pemerintah Irak dan pasukan multinasional akan bekerja sama "untuk mencapai kesepakatan dalam masalah keamanan dan kebijakan, termasuk kebijakan menyangkut operasi militer yang sensitif".Disebutkan pula bahwa Baghdad memiliki kewenangan untuk menempatkan pasukan keamanannya ke dalam pasukan multinasional serta terlibat dalam operasi-operasi militer. Sebuah badan keamanan akan menjabarkan "kesepakatan" itu secara tertulis.Pembentukan pasukan yang dikhususkan untuk mengamankan personel PBB di Irak, juga disebutkan dalam resolusi tersebut. Masalah keamanan personel PBB merupakan keprihatinan terbesar Annan setelah tewasnya 22 orang dalam pemboman di kantor-kantor PBB di ibukota Baghdad, Agustus 2003 lalu."Kita beroperasi di dunia nyata dan kita tahu ada risikonya, namun ada batasan-batasan tertentu yang harus kita terapkan pada diri kita," ujar pemimpin badan dunia itu.
(ita/)











































