Mahasiswa Pelayaran Asal Magelang Ikut Disandera di Somalia

Mahasiswa Pelayaran Asal Magelang Ikut Disandera di Somalia

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 18:05 WIB
Magelang - Di antara awak kapal Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia, ternyata ada mahasiswa magang Proyek Laut (Prola) asal Magelang. Dia adalah Ariyanto (25), mahasiswa Akademi Maritim Yogyakarta (AMY) jurusan Kadet Mesin tingkat lima.

Ariyanto merupakan anak pertama dari pasangan Supardi (48) dan Raminah (43), warga Dusun Suko RT 02/ RW 06, Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ariyanto sudah 8 bulan ini mengikuti Prola di kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perampok Somalia sejak 16 Maret 2011 silam.

Supardi, ayah Ariyanto saat ditemui detikcom, Senin (11/4/2011) di rumahnya, menyatakan mendapat kabar anaknya diculik, sehari setelah kejadian. Kabar itu didapatkan dari seseorang di kampus AMY, di Jalan Raya Magelang Km 4,4, Yogyakarta, yang meneruskan kabar dari PT Samudera Indonesia Ship Management, yang memiliki kapal

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehari selang kejadian, ada seorang laki-laki datang kesini. Menanyakan apa benar ini rumah Ariyanto yang magang di kapal. Saya jawab ya, dan dia menjelaskan kalau kapal anak saya dibajak oleh perampok Somalia di laut Arab," tutur Supardi kepada detikcom.

Mendengar kabar itu, Supardi mengaku merasa khawatir dengan keberadaan anaknya yang berada di kapal MV Sinar Kudus itu. Meskipun, Ariyanto sebelum berangkat ke Jakarta 8 bulan yang lalu sudah berpesan kepada ibunya soal risiko dan tantangan pekerjaanya.

"Ya saya sedikit khawatir. Soalnya saya udah dipesen oleh anak saya kalau bekerja di kapal itu jauh dan di tengah lautan banyak bahayanya," ungkap Supardi.

Menurut dia, keluarga sudah pergi ke Jakarta untuk mendapatkan penjelasan dari pihak perusahaan. "Ibunya dan adiknya yang berangkat ke Jakarta di kantor perusahaan kapal itu. Istri saya berangkat hari Rabu (6/4) dan pulang hari Jumat (8/4). Segala akomodasi transportasi naik pesawat dan menginap perusahaan yang jamin," jelas Supardi.

Ariyanto merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Supardi dan Raminah. Kedua adiknya adalah Agil Susanti (19) bersekolah di Sekolah Penerbangan Adisutjipto Yogyakarta dan Anik Triyani yang saat ini masih duduk di bangku SMU kelas 2.    

Ariyanto berhasil mendapatkan magang diperusahaan PT Samudra Indonesia Ship Management pada akhir Agustus 2010, setelah mengenyam pendidikan di tingkat 5 (tingkat akhir) di AMY.

"Setelah mendapatkan surat pengantar, anak saya bersama saya berangkat ke Jakarta. Di sana setelah datang di mess perusahaannya selama tiga bulan, baru anak saya memulai untuk pertama kalinya melaut ke benua Eropa," jelas Supardi.

Selama berlayar Ariyanto sudah sampai ke beberapa benua di antaranya di Eropa dan Amerika. Soal berkomunikasi, Supardi menyatakan tidak bisa dilakukan secara terus menerus.

"Seringnya dia yang menelepon kesini seminggu sekali. Itupun kalau sinyalnya bisa. Kalau tidak bisa kadang sampa sebulan bisa nelepon. Tinggal dia berlayar di daerah mana," ungkap Supardi.

(fay/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads