Demikian seperti diberitakan siaran publik Jepang, NHK seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (11/4/2011).
Sebelumnya badan meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami lokal menyusul gempa berkekuatan 7,1 tersebut. Diingatkan bahwa gelombang setinggi satu meter bisa menghantam prefektur Ibraraki, wilayah yang paling parah diterjang tsunami dahsyat pada 11 Maret lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum diketahui ada tidaknya korban akibat gempa ini. Namun akibat gempa, perusahaan TEPCO selaku operator PLTN Fukushima memerintahkan para pekerja untuk meninggalkan lokasi PLTN yang rusak akibat gempa dan tsunami bulan lalu.
(ita/nrl)











































