"Pejabat publik tidak boleh main-main dengan amanah rakyat. Petiklah pelajaran berharga dari kasus Arifinto ini. Gara-gara keteledoran dan keisengan di sidang DPR, lantas berakhir tragis," ujar Tifatul dalam siaran pers kepada wartawan, Senin (11/4/2011).
Namun Tifatul mengapresiasi sikap ksatria Arifinto. Menurutnya anggota DPR harus punya sikap ksatria.
"Saya patut memberikan apresiasi atas kebesaran jiwa Arifinto, mau mundur dan mengaku bersalah. Ini patut dicontoh oleh seluruh pejabat. Karena ada sebagian orang yang sudah gagal dan diprotes banyak pihak, masih saja bertahan," tutur Tufatul.
Tifatul berharap kasus ini tidak terulang kembali. Ia juga berharap anggota DPR konsentrasi memperjuangkan amanat rakyat.
"Sudah banyak pejabat terhormat tergelincir oleh hal yang remeh temeh dan tidak ada untungnya buat rakyat. Semoga ini kejadian yang terakhir dan tidak terulang kembali," harapnya.
(van/gun)











































