"Ada 3 saksi yang diberikan untuk diperiksa. Itu yang harus kita dapatkan dari saksi-saksi yang ada (orang yang ditemui Lian)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/4/2011).
3 Saksi yang diperiksa yaitu 2 orang berinisial F dan satu orang berinisial B. Karena Lian ditemukan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Polda Metro pun tengah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk menelusuri kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi belum menengarai kasus Lian ini terkait dengan perekrutan jaringan teroris. "Belum," jawab Baharudin singkat.
Lian hilang usai makan siang pada Kamis (7/4) lalu. CPNS Kemenhub ini lantas ditemukan di Masjid Ata'awwun Puncak, Bogor, pada Sabtu (8/4) dan dijemput keluarganya pada Minggu (10/4) subuh. Lian berubah penampilan dengan mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam. Dia juga linglung, diduga karena dicuci otak oleh seseorang.
Psikolog Mardigu WP menerima 11 pasien seperti Lian dalam waktu 6 bulan. Dia menuturkan, setelah dicuci otak, korban lalu disuruh berinfak untuk tujuan organisasi tertentu.
(gus/fay)










































