Mendagri Umumkan Hasil Evaluasi Otda 25 April

Mendagri Umumkan Hasil Evaluasi Otda 25 April

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 15:02 WIB
Jakarta - 25 April 2011 mendatang akan menjadi hari paling mendebarkan bagi pemerintah daerah sekaligus daerah pemerkaran baru yang berumur 0 hingga 3 tahun. Kementerian Dalam Negeri akan mengumumkan hasil evaluasi mulai dari kinerja hingga keuangan daerah.

"Daerah 0-3 tahun dan evaluasi secara keseluruhan dari otonomi daerah di 497 kabupaten/kota dari 33Β  Provinsi," kata Mendagri Gamawan Fauzi usai rapat tentang Komite Pendidikan di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2011).

Menurut Gamawan, evaluasi ini merupakan evaluasi tahunan. Tahun lalu, hasil evaluasi tersebut tidak diumumkan, karena dikhawatirkan dipakai sebagai alat politik, mengingat ada 244 Pemilukada yang digelar di daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini akan kita umumkan, biar daerah tahu semua, posisinya di mana dan kinerjanya bagaimana?" jelas Mendagri.

Dikatakan Mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), ini, secara umum, evaluasi tahun ini sedikit lebih baik dari tahun lalu. Masih banyak saja daerah atau daerah otonomi baru yang memiliki performa di bawah standar.

Bagi daerah pemekaran baru yang masih memiliki kinerja rendah, lanjut pria berkumis ini, akan dibina. Namun, bila setelah dibina tetap tidak menunjukkan perbaikan, maka akan digabungkan kembali ke dearah induk.

"Kalau yang baru, 0-3 tahun itu, memang dievaluasi tiap tahun. Itu amanat UU. Setelah 3 tahun kalau masih sama rendah dibina. Kalau dibina masih tidak mungkin, maka punya peluang untuk digabungkan. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi," kata Gamawan.

Ia mengaku lupa berapa jumlah daerah pemekaran yang berumur 0 hingga 3 tahun hingga sekarang ini. Namun, sejak otonomi daerah mulai diberlakukan tahun 1999, sudah ada 205 daerah pemekaran baru yang terbentuk.

"Saya lupa, tapi total yang sudah dimekarkan 205 sejak awal pemekaran 99-2000," ungkapnya.

(irw/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads