Cuci Otak Lian Lebih Dalam, Penyembuhan Agak Lama

Cuci Otak Lian Lebih Dalam, Penyembuhan Agak Lama

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 12:37 WIB
Cuci Otak Lian Lebih Dalam, Penyembuhan Agak Lama
Jakarta - Pencucian otak yang dialami Lian Febriani (26) dinilai cukup dalam. Hal itu dinilai dari tidak ingatnya Lian akan namanya sendiri dan berganti dengan nama lainnya yaitu Maryam.

"Karena dia sampai bisa lupa nama, itu berarti agak dalam," kata hipnoterapis Mardigu W Prasetyo dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (11/4/2011). Keilmuan Mardigu sering dimanfaatkan polisi untuk "menginterogasi" tersangka terorisme.

Menurut Mardigu, penyembuhan Lian kembali ke kondisi semula pun agak lama. Memang tidak semua  orang bisa dicuci otak secara dalam seperti Lian. Orang-orang yang bisa dicuci otak agak dalam yakni orang-orang yang mempunyai kemampuan fokus lebih baik dari orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah Lian ini sepertinya begitu. Jadi seperti hiperfokus. Biasanya orang yang (sering memakai) otak kanan. Cuma 1-2 orang yang seperti ini," ungkapnya.

Lian hilang usai makan siang pada Kamis (7/4) lalu. CPNS Kemenhub ini lantas ditemukan di Masjid Ata'awwun Puncak, Bogor, pada Sabtu (8/4) dan dijemput keluarganya pada Minggu (10/4) subuh. Lian berubah penampilan dengan mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam. Dia juga linglung, diduga karena dicuci otak oleh seseorang.

Mardigu menerima 11 pasien seperti Lian dalam waktu 6 bulan. Dia menuturkan, setelah dicuci otak, korban lalu disuruh berinfak untuk tujuan organisasi tertentu.

(gus/nrl)


Berita Terkait