Bromo Meletus Tanpa Ada Tanda

Kasubdit Pengamatan Gunung Api:

Bromo Meletus Tanpa Ada Tanda

- detikNews
Rabu, 09 Jun 2004 09:00 WIB
Probolinggo - Letusan Gunung Bromo sangat mengagetkan. Pengelola Taman Nasional Bromo tak sempat memberitahu wisatawan agar meninggalkan lokasi. Pengamat Gunung Api membenarkan letusan itu memang terjadi secara mendadak tanpa ada tanda-tanda terlebih dulu."Letusan terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda seperti gempa dangkal," kata Dr. Ir. Mas Atje Purbawinata, Kasubdit Pengamatan Gunung Api Wilayah Barat saat ditemui wartawan di Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Bromo, Probolinggo, Rabu (9/5/2004).Letusan Bromo, jelas Atje, Selasa (8/6/2004) kemarin berlangsung sekitar 20 menit. Letusan dimulai pukul 15.20 WIB dan berhenti pukul 15.46 WIB.Material yang dimuntahkan kemarin berupa lontaran batu yang berjatuhan di sekitar bibir kawah dengan radius 300 meter dari pusat kawah. Sementara ketinggian asap saat terjadi letusan mencapai 3 ribu meter dari bibir kawah. "Asap yang terbawa kemarin itu tak berbahaya karena hanya asap belerang," jelas Atje. Letusan juga menyebabkan hujan abu hingga radius 100 kilo meter. Menurut Atje, abu terbawa angin yang terbawa ke arah barat dan barat laut. "Abu bahkan sampai jatuh di pos pengamatan Gunung Kelud pukul 17.56 atau 100 kilo meter dari Bromo," demikian Atje. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads