Lian Sudah Mau Memandikan dan Menyuapi Anaknya

Lian Sudah Mau Memandikan dan Menyuapi Anaknya

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 11:03 WIB
Lian Sudah Mau Memandikan dan Menyuapi Anaknya
Jakarta - Berangsur-angsur ingatan Lian Febriani (26) mulai pulih. CPNS Departemen Perhubungan ini sudah mulai bisa memandikan dan menyuapi anaknya, Nadin Tiar Simanjuntak (1,5 tahun).

"Tadi juga sudah mamandikan anaknya. Nadin juga sudah mau disuapi seperti biasa. Tapi memang masih perlu perkenalan lagi," kata Novita, adik Lian, kepada detikcom, Senin (11/4/2011).

Novita mengatakan, Lian sudah bisa beradaptasi dengan keluarganya. Namun dia belum bisa beradaptasi dengan tetangganya. "Kalau adaptasi dengan keluarga sudah baik," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novita menyatakan kondisi Lian saat ini sudah sehat. Menurutnya nafsu makan Lian juga sudah mulai pulih. "Tadi pagi makan nasi uduk dan makannya lahap sekali," katanya.

Novita mengatakan, hingga kini keluarga masih menjaga Lian. Menurutnya hingga kini tidak ada keinginan Lian untuk pergi lagi. Namun keluarga belum menanyakan penyebab kepergian Lian.

"Belum cerita ke situ, karena dia masih belum pulih betul ingatannya. Kita juga tidak ingin membebani pikiriannya," katanya.

Namun Novita menolak memberikan keterangan ketika ditanya apakah cadar yang dipakai Lian sudah dilepas. "Soal itu saya no comment," katanya .

Lian menghilang sejak Kamis (7/4) lalu. Sebelum hilang, Lian dan teman sekantornya sempat makan siang di kantin Kementerian Informasi dan Komunikasi di Jl Medan Merdeka.

Usai makan siang, Lian mengatakan kepada temannya ia akan menemui seseorang di Jl Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun hingga jam pulang kantor Lian tidak pernah kembali ke kantornya.

Sejak menghilang, Lian juga tidak pernah menghubungi keluarga maupun rekan sekantornya. Saat ditemukan pada Sabtu (9/4) di Masjid Ata'awwun, Puncak, ada yang aneh dari kondisi psikologis ibu satu anak tersebut. Dia tak mengenal lagi keluarganya. Termasuk dirinya sendiri.

Penampilan Lian juga berubah. Dia menjadi memakai cadar, mengaku bernama Maryam dan membawa dua buku bertema jihad. Lian juga mengaku ingin berjihad. Lian dijemput keluarganya pada Minggu (10/4) dinihari.


(nal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads